Sanggar Sasana Kridha Budaya

Tri Bina Cita

Dalam salah satu Sidang Paripurna Gotong Royong Kotapraja Malang pada tahun 1962 ditetapkan Kota Malang sebagai :

1. Kota Pelajar / Kota Pendidikan
2. Kota Industri
3. Kota Pariwisata

Ketiga pokok tersebut menjadi cinta-cita masyarakat Kota Malang yang harus di bina. Oleh karena itu kemudian di sebut

TRIBINA CITA KOTA MALANG

Kota Malang sebagai Kota Pendidikan

Merupakan potensi daerah yang memiliki nilai jual dan daya saing baik di tingkat regional maupun nasional. Dalam era globalisasi dunia pendidikan menghadapi berbagai tantangan dalam menghadapi perubahan yaitu dengan adanya tuntutan masyarakat memperoleh fasilitas pendidikan yang baik dan berkualitas. Upaya yang dilaksanakan adalah dengan menciptakan visi dan misi pendidikan Kota Malang, menjalin mitra dengan lembaga perguruan tinggi baik dalam bidang pengkajian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maupun dalam pengembangan kualitas Kota Malang pada umumnya.
Kota Malang dipenuhi oleh berbagai sekolah, kampus perguruan tinggi, lembaga pendidikan non formal atau tempat-tempat kursus, serta sejumlah pondok pesantren. Selain itu juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang cukup memadai seperti tempat pemondokan, toko buku, super market, plaza, pusat pelayananan kesehatan masyarakat serta fasilitas penunjang lainnya yang tak kalah penting adalah adanya angkutan umum (transpotasi) yang tersedia ke penjuru kota (memiliki 25 jalur), yang menghubungkan 3 (tiga) terminal yang ada di Kota Malang, yaitu terminal Arjosari (arah Surabaya), terminal Gadang (arah Blitar), terminal Landungsari (arah Jombang/Kediri). Krisis ekonomi yang berkepanjangan membawa dampak ekonomi yang sangat berat bagi warga Kota Malang. Hal ini ditandai dengan meningkatnya angka pengangguran dan menurunnya tingkat pertumbuhan ekonomi. Namun dengan segala keyakinan dan senantiasa memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, maka krisis yang berkepanjangan ini sedikit-demi sedikit dapat teratasi. Upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi krisis tersebut adalah dengan menciptakan lapangan kerja dan usaha yang seluas-luasnya serta menciptakan tenaga kerja yang berkualitas dan memiliki daya saing di pasar kerja.

Kota Malang Sebagai Kota Industri

Kota Malang sejak dulu sangat dikenal dengan industri rokok kreteknya. Diversifikasi produk industri kecil dan menengah yang mulai bangkit sejak berlangsungnya krisis ekonomi, masih memerlukan bimbingan dalam hal peningkatan mutu, teknis dan penanam modal untuk mempercepat pemulihan pembangunan ekonomi yang berbasis pada ekonomi kerakyatan, serta untuk perkembangannya di masa mendatang. Sedangkan industri besar yang ada di Kota Malang masih perlu adanya wahana untuk diperkenalkan secara luas, sehingga semakin mendukung produktivitas Kota Malang sebagai Kota Industri.

Kota Malang Sebagai Kota Pariwisata

Dengan potensi alam yang dimiliki oleh Kota Malang, yaitu pemandangan alam yang elok serta hawa yang sejuk, teduh dan asri serta bangunan-bangunan kuno peninggalan Belanda, Kota Malang layak menjadi tujuan wisata bagi wisatawan dalam maupun luar negeri. Berbagai pilihan tempat perbelanjaan, baik yang bersifat tradisional maupun modern yang tersebar di berbagai penjuru kota sangat menunjang Kota Malang sebagai Kota Pariwisata. Perkembangan pusat-pusat perbelanjaan modern ini seiring dengan perkembangan kawasan perumahan yang melaju dengan pesat seakan tidak ada lagi lahan yang tersisa di Kota Malang. Di era otonomi daerah dan era globalisasi saat ini upaya pembangunan di segala bidang yang telah dilaksanakan merupakan sebuah langkah awal peningkatan citra, posisi dan peran Kota Malang dalam percaturan hubungan antar Kota, antar Propinsi, maupun antar Bangsa. Sekaligus merupakan sebuah peluang dan harapan yang bisa memberi manfaat bagi masyarakat Kota Malang sendiri

http://malangkota.go.id/sekilas-malang/tri-bina-cita/

 

Kita lihat salah satunya adalah Kota Malang adalah salah satu Kota Pariwisata.

Berangkat dari sinilah kiranya tidak salah para tokoh khususnya Tokoh Seni di Rampal Celaket membentuk sebuah sanggar untuk melanjutkan seni budaya yang ada.

 

Sehingga pada Tahun 2012 melalui Dinas Pariwisata Nomor : 556/02.10.03/SC/KLJ/35.73.308/2012 di bentuk Sanggar :

Nama Organisasi : Sanggar Sasana Kridha Budaya

Alamat                     : Jl. Tretes Selatan 1A Malang

Pelindung               : Walikota Malang, Ketua DPRD Kota Malang, Kadinbudpar Kota Malang, Camat Klojen

Penasehat              : Lurah Rampal Celaket,  Ketua LPMK

Ketua Umum          : Ir. H. Achmad Winarto

Bidang Organisasi : Shodikin

Bidang Sumber Dana : Nunung Bukhori

Bidang Hukum         : Nurwahyudi, SH

Bidang Pembinaan  : Sri Slamet Waluyo

Bidang Penyelenggaraan : Pines Suwondo, Eddy Susanto

Sekretaris I : Sutarman S.Sos

Sekretaris II : Slamet Rahardjo

Bendahara : Samsuri

Bendahara II : Mujahiddin

Seksi Penata Gending, musik modern dan kolabrasi Pedalangan : Prio Sunanto Sindhy, Sutarman, S.Sos, Drs. Slamet Haryono

Seksi Peralatan dan Kelistrikan : Rusianto, Syarif Rusli

Pengembangan : Eddy Susanto

Hukum dan Hak Cipta : Wahyudi, SH

 

 

14238238_1231851336835613_5681844394581266601_n cropped-13710467_10205106064770485_3844645746926975386_o-1.jpg 13717280_1181851155169833_4975719308174758489_o 13715998_1168488446506104_4075480766413773309_n _MG_7701 _MG_7586 12963381_10206363233135027_7590444116716002970_n 12938366_10206363232055000_1450749043920791841_n DSC_0057 12742698_10205993591814225_1479397897854278318_n 12728820_10205962445995599_203102799201126182_n 20150905_142401 20150905_150052 20150905_150125 20150905_142231 20150905_142301 20150905_142253 20150905_141958 20150905_140751 20150905_141522 20150823_063052 20150823_062512 20150823_062015 11880681_698312343636122_6652126640188446159_n 11898604_698312170302806_6631341457851322415_n 11193421_10204657191174981_7900268426315386704_n 11227515_10204657181494739_8352508693578145593_n 11194446_935071773181107_8528008263628540877_o 10440947_10203853596315675_1648610852996662650_n rampalcelaket2 rampal2